oleh

Perkuat Ekstrakurikuler Untuk Menggali Potensi Siswa, Belajar Dari SMAK St. Maria Iteng

Siswa SMA Santa Maria Iteng Mengikuti Tes Beasisiswa Atmajaya pada Minggu (17/1/2021). Para Siswa Difasilitasi Oleh Sekolah. (Foto: dok pribadi)

Manggarai – SMA Katolik St. Maria Iteng adalah salah satu lembaga pendidikan swasta yang berada di bawah asuhan YASUKMA Keuskupan Ruteng dan berada di Iteng, Desa Iteng, Kecamatan Satar Mese Kabupaten Manggarai. SMA St. Maria merupakan satu-satunya SMA swasta yang berada di wilayah Kecamatan Satar Mese.
Dalam perjalanannya, SMA Katolik St. Maria Iteng sudah menetaskan begitu banyak anak didik yang sudah berhasil. Ada yang berkarya dalam bidang militer (PM, Polisi dan Tentara), berkarya sebagai kaum klerus (Biarawan/Biarawati), dalam dunia kesehatan, berprofesi sebagai guru, berkecimpung dalam dunia seni, desain bangunan serta profesi lainnya. Hal ini adalah sebuah pencapaian yang luar biasa bagi sebuah lembaga pendidikan dan merupakan sebuah sumbangan untuk memajukan sumber daya manusia Indonesia. Ada cukup banyak siswa yang mampu menembus Universitas ternama dan mendapat beasiswa dari lembaga yang bekerja sama dengan SMA St. Maria Iteng dan uniknya, pencapaian ini hanya berasal dari dua jurusan, Ilmu-Ilmu Sosial (Program IIS) dan Matematika dan Ilmu Alam (Program MIA) karena SMA ini tidak membuka jurusan Bahasa.
Pencapaian yang sangat luar biasa di atas sudah pasti adalah hasil dari sebuah proses. Proses tidak mengingkari hasil. Apabila prosesnya baik, maka hasilnya juga pasti baik. Prinsip inilah yang yang dipegang teguh oleh lembaga pendidikan ini. Untuk menjamin proses ini, SMA Katolik St. Maria Iteng menyediakan fasilitas pendukung untuk proses pembelajaran yang cukup memadai seperti perpustakaan, laboratorium komputer serta laboratorium biologi. Di samping itu, untuk menarik minat anak-anak, SMA ini mengedepankan kegiatan ekstrakurikuler seperti, paduan suara, drumband, teater dan kelompok pencinta alam.
“Menggali potensi anak tidak hanya dalam ruangan kelas ketika proses pembelajaran itu terjadi, tetapi juga di luar kelas dan tentunya melalui kegiatan ekstrakurikuler. Kegiatan ekstrakurikuler adalah wadah untuk menggali dan membina kreativitas anak”, Ungkap Kepala Sekolah SMAK St. Maria Iteng, RD. Benyamin Jegaut, S. Fil. Lebih lanjut RD. Benyamin menjelaskan, kata Katolik yang berarti terbuka menegaskan bahwa lembaga pendidikan ini hadir untuk masyarakat dan terbuka untuk semua peserta didik.
Satu hal yang menarik dari lembaga pendidikan ini adalah bahwa lembaga membantu siswa yang kurang mampu dan juga siswa yang berprestasi.
“Ketika ada siswa yang kurang mampu dan juga berprestasi, kami siap memfasilitasi mereka untuk melanjutkan pendidikan mereka ke Perguruan Tinggi dan ini adalah bentuk kehadiran lembaga bagi anak-anak”, terang Romo Benyamin.*