Ratusan Hektare Sawah di Mabar Terendam Banjir, Warga Terancam Gagal Panen

  •  
  •  
  •  
  •  

media-wartanusantara.id – Ratusan hektare tanaman padi sawah milik warga di tiga desa yang ada di kecamatan Komodo kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur terancam gagal panen di musim ini.

Tingginya curah hujan yang melanda wilayah itu, mengakibatkan ratusan hektare tanaman padi yang sudah mengeluarkan serbuk untuk berbuah maupun sebagian lain yang sudah mulai menguning, terendam banjir setinggi satu meter. Sudah dipastikan para petani akan mengalami gagal panen karena akan terjadi pembusukan pada batang padi.

Situasi ini dialami petani di desa Macang Tanggar, desa Tiwu Nampar dan desa Golo Bilas. Seperti yang terlihat di kampung Weor, kampung Mbrata dan sekitarnya juga mengalami hal serupa.

Kapala desa Macang Tanggar Jamaludin Dalu menuturkan, setelah terpantau di tengah curah hujan yang tinggi selama tiga hari berturut-turut, sawah milik para petani yang terendam banjir sudah dipastikan terjadi pembusukan di batang pohon padi yang sudah menguning. “Yang sedang menghasilkan buah juga terancam akan gagal panen,” ujar Jamaludin kepada Media ini, Selasa 28 Desember.

Selain ratusan hektar padi sawah terendam banjir, puluhan ekor ternak, seperti sapi, kerbau dan kambing milik warga setempat juga mati akibat terbawa banjir. Hal itu sebagaimana dilaporkan salah seorang warga, Ahmad Abidin.

“Warga berharap sebisa mungkin pemerintah memperhatikan selokan pembuangan air atau penampungan air resapan sehingga tidak merusakan tanaman warga,” kata Kepala Desa Jamaludin. (jl/yb/fk)