Kepsek SMA St. Klaus Kuwu: Vaksinasi Demokrat Seperti Kedatangan Roh Kudus

  •  
  •  
  •  
  •  

media-wartanusantara.id – Sebanyak 700 pelajar SMA dan SMP St. Klaus Kuwu, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai mendapat vaksinasi yang diselenggarakan Partai Demokrat, Senin 22 November 2021. Kepala Sekolah SMA St Klaus Kuwu Pastor Gregorius T. Syukur mengucapkan terima kasih kepada Partai Demokrat, terutama Benny Kabur Harman selaku Wakil Ketua Umum DPP Demokrat yang telah membantu mengisi kebutuhan sekolahnya dalam hal vaksinasi Covid-19. Vaksin yang diselenggarakan Demokrat, kata Tarsi, seperti kedatangan Roh Kudus.

“Luar biasa ini seperti kedatangan roh Kudus. Sehingga untuk hari ini kami mengucapkan terima kasih banyak kepada pak Benny dan Partai Demokrat yang telah memperhatikan kami di sini,” ungkap Tarsi, seperti dikutip Media Warta dari VoxNTT, Senin 22 November.

Tarsi mengakui, hingga akhir tahun ini pihaknya memang mengalami kesulitan dalam hal vaksinasi. Beberapa kali sekolahnya mencoba untuk mengikuti vaksin di tempat lain, namun tidak jadi karena jumlah stok yang terbatas. “Terakhir kemarin kami nebeng dengan Unika, tetapi ternyata habis juga,” katanya.

Untuk diketahui, selain di St. Klaus Kuwu, Benny Kabur Harman bersama pengurus Partai Demokrat Manggarai juga menyelenggarakan kegiatan vaksinasi Covid-19 di Desa Golo Mendo, Kecamatan Wae Ri’i.

Ada pun pelaksanaan vaksinasi ini diperuntukkan kepada 1.000 orang dengan rincian 300 orang masyarakat Desa Golo Mendo dan 700 orang lainnya adalah pelajar SMA dan SMP di St. Klaus Kuwu.

Kepala Puskesmas Wae Mbeleng Desa Benteng Kuwu, Kecamatan Ruteng, Gabriel Ganggut turut menyampaikan kasih kepada Partai Demokrat. Selama ini, pihaknya juga mengeluhkan soal keterbatasan logistik vaksin.

“Harapan kami karena ini satu paket maka vaksinasi tahap 2 juga nanti bisa kita jalankan.
Kami dari jajaran di puskesmas siap untuk melayani hingga kekebalan komunitas bisa terwujud dengan baik. Untuk itu kami mengucapkan terima kasih atas keberlangsungan kegiatan hari ini karena ada orang yang menyumbangkan vaksin di sekolah,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan, untuk Puskesmas Wae Mbeleng, persentase yang sudah menerima vaksin baru mencapai 28 persen. Persentase tersebut sangat jauh dari target secara nasional yakni 70 hingga 80 persen karena kendala persediaan vaksin. Karena itu, pihaknya akan berupaya mengejar target tersebut pada bulan Desember mendatang.

“Prinsipnya bahwa vaksin ada, kami jalankan. Kalau tidak ada ya maka kami tidak jalankan. Dari segi tenaga kesehatan kami tidak mengalami kesulitan,” tutupnya.

Terpisah, Kepala Puskesmas Timung Eduardus Jarut mengharapkan agar kerja sama tersebut tidak hanya berhenti pada kegiatan vaksinasi Covid-19 tetapi juga terus terjalin dengan baik kedepannya. Pihaknya menyadari bahwa partai politik juga ikut peduli dalam membantu pemerintah dan masyarakat dalam menangani Pandemi dalam rangka menciptakan kekebalan kelompok.

“Keluarga besar Puskesmas Timung mengucapkan terima kasih kepada Partai Demokrat yang telah memfasilitasi kegiatan vaksinasi hari ini. Besar harapan kami melalui kegiatan ini kerja sama akan terjalin terus ke depannya demi terciptanya kekebalan kelompok,” jelasnya.

Untuk wilayah kerja Puskesmas Timung, kata dia, persentase masyarakat yang telah menerima vaksin yakni sebanyak 72,32 persen.

“Harapan kita ya 100% artinya seluruh warga di sini terjangkau vaksin. Untuk itu, harapan kami kepada masyarakat yakni harus proaktif karena kekebalan kelompok itu harus kita wujudkan,” tutupnya.

Sementara Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Benny Kabur Harman menjelaskan, keterlibatan Partai Demokrat dalam penyelenggaraan kegiatan vaksinasi merupakan bentuk dukungan terhadap pemerintah dan masyarakat dalam memberantas pandemi Covid-19.

Legislator Demokrat Dapil NTT 1 itu menjelaskan, pemerintah tentu tidak bekerja sendiri dalam menangani pandemi Covid-19. Semua kekuatan sosial, kekuatan politik, maupun organisasi kemasyarakatan, perlu ikut mengambil bagian dalam menangani pandemi Covid-19 ini.

“Kami sebagai partai politik ikut mengambil bagian dalam meringankan beban yang dihadapi oleh pemerintah dan masyarakat dalam bentuk memfasilitasi pelaksanaan kegiatan vaksinasi untuk masyarakat yang belum mendapatkan vaksin,” jelas Ketua Fraksi Demokrat di MPR RI itu.

BKH menjelaskan, untuk Kabupaten Manggarai, persentase masyarakat yang belum terjangkau Vaksinasi masih banyak. Untuk itulah, Partai Demokrat hadir dalam rangka untuk mencapai agenda kekebalan komunitas.

“Di kabupaten Manggarai ini belum sepenuhnya yang menerima vaksin. Maka dari Demokrat hadir untuk membantu meringankan kesulitan yang dialami oleh para guru dan siswa disini untuk vaksinasi,” ucap anggota Komisi III DPR RI yang kerap disapa BKH itu.

Ia pun berharap pada lembaga pendidikan Santu Klaus agar bisa melahirkan kader-kader yang tidak hanya membela kepentingan gereja, tetapi juga kepentingan bangsa dan negara.

“Harapan saya Santu Klaus ini benar-benar menjadi sekolah yang menghasilkan kader awam Katolik yang bukan hanya Pro Ecclesia Et Patria tetapi juga Pro Patria Et Eclesia. Maksudnya kita siapkan anak didik untuk menjadi kader bangsa yang membela Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika,” tukasnya.

Terpisah, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Manggarai David Suda menjelaskan, vaksinasi yang dilakukan merupakan vaksinasi kedua setelah sebelumnya diselenggarakan di Kecamatan Satarmese. Ia menyampaikan terima kasih kepada tenaga kesehatan yang telah bersedia membantu dalam menyukseskan kegiatan vaksinasi. “Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah terlibat dalam kegiatan vaksinasi hari ini,” kata David. (VoxNTT)